"HURT
YOUR HELMET NOT YOUR HEAD"
SOSIALISASI DI SMK N 1 DUKUHTURI BERSAMA TARUNA
POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN KELAS MKTJ C
Berdasarkan pengertian diatas maka sosialisasi ini adalah "saluran" yang
menghubungkan antara "sumber" yaitu taruna kepada
"penerima" yaitu siswa-siswi kelas 11 SMK N 1 DUKUHTURI ,lalu apa
pesannya ? pesannya adalah seberapa pentingkah piranti keselamatan helm untuk
pengguna kendaraan bermotor?seperti yang kita ketahui menjelang usia 17 tahun
para remaja sudah banyak yang ingin mengendarai kendaraan bermotor maka dari
itu untuk mengurang angka kecelakaan terhadap pelajar kami melakukan
sosialisasi di salah satu sekolah menengah kejuruan di kabupaten Tegal.
Helm alias pelindung kepala, menjadi salah satu perlengkapan penting dalam
berkendara, terutama roda dua. Tidak hanya motor, sepeda bahkan balap mobil pun
mewajibkan penggunaan si pelindung kepala ini guna melindungi si pengemudi
terutama bagian kepalanya dari benturan dari mulai ringan s.d kecelakaan
(benturan parah) tentunya untuk mencegah cidera yang lebih parah.
Pertama-tama kami melakukan survey lapangan sebelum kegiatan yang bertujuan
untuk mengetahui tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar. Survai
pelanggaran yang menjadi indikator kami antara lain : Pengguna Helm,
Modifikasi, dan Bonceng 3.Kemudian kami mengumpulkan massa, kami mengambil
massa siswa kelas XI.
Kami
berharap dari sosialisasi ini akan membuat banyak siswa menggunakan helm
berstandar SNI,DOT ataupun lainnya.
Berikut adalah beberapa fungsi helm :
1. Aman Dari Benturan Eksternal
Hal yang sudah
paling utama kenapa helm motor itu diciptakan adalah menjadi pelindung bagian
kepala dari berbagai benturan, karena kepala merupakan salah satu bagian
yang sangat vital pada tubuh kita dan benturan kecil sampai besar pun memiliki
kemungkinan untuk mencederai pengendara motor dan (amit-amit) yang paling parahnya
adalah kematian.
Jika diperhatikan, itulah
mengapa struktur helm itu sendiri memiliki lapisan-lapisan yang berfungsi untuk
menjaga kepala dari kontak langsung dengan objek lain serta juga meredupkan
kekuatan benturan dari luar. Dan walau terdengar kuat dan tebal, pengendara
akan tetap merasa nyaman menggunakan helm karena di dalamnya terdapat bagian
lapisan yang empuk.
Dengan
bagian-bagian inilah, lapisan luar shell akan “mengorbankan diri”
untuk kontak langsung dengan objek luar (yang memiliki kemungkinan untuk lecet
& retak), lapisan helm bagian tengah yang akan meredupkan/mengurangi efek
dan kekuatan benturan, dan lapisan padding helm bagian dalam yang akan
memberikan kenyamanan dan keempukan bagi kepala pengendara.
Walaupun menggunakan helm
half-face sudah cukup, pengendara disarankan untuk membiasakan diri menggunakan
helm full-face karena memiliki proteksi yang lebih maksimal di bagian dagu pengendara.
2. Aman Dari Air Hujan atau Air Lainnya
Apakah pengendara terkadang
menyadari jika air hujan atau air lainnya masuk ke dalam helm itu membuat
riding terasa kurang nyaman? Salah satu yang dapat menyebabkan riding menjadi
berbahaya adalah ketika air tersebut masuk ke dalam mata kita karena dapat
mengganggu penglihatan dan konsentrasi.
Nah, dengan menggunakan helm,
tentunya kita akan terlindungi dari air yang berusaha masuk ke dalam helm yang
entah itu dari hujan, cipratan genangan, atau sumber lainnya. Untuk
perlindungan yang maksimal, pengendara juga disarankan menggunakan kaca yang
bening sehingga pandangan tetap jelas walau hujan dan juga balaclava untuk
menyerap keringat di kepala.
3. Aman Dari Debu dan Kerikil
Hal lainnya yang juga dapat
mengganggu penglihatan dan konsentrasi pengendara saat mengendarai motor adalah
debu & kerikil. Sama halnya dengan air, bilamana debu masuk ke dalam mata,
pastinya akan membuat gatal dan secara refleks kita akan menutup bagian mata
tersebut.
Dengan menggunakan helm, bagian
kepala pun akan terlindungi dari hal-hal yang kecil seperti ini yang lebih
sulit terlihat dibandingkan air. Untuk perlindungan maksimal, pengendara juga
disarankan menggunakan balaclava atau masker sehingga mengurangi jumlah debu
yang dihirup oleh pengendara. Harus jaga kesehatan dan kebersihan juga, pengendara!
Debu saja bisa membahayakan kita
sampai seperti itu, apalagi kerikil atau batu? Tentunya objek yang lebih besar
tidak hanya mengganggu konsentrasi, tetapi juga dapat melukai kita! Saya pun
tidak jarang mendapati kerikil-kerikil terpental ke helm dari kendaraan lain
seperti truk yang mengangkut batu-batuan. Untung pake helm! 
4. Aman Dari Hembusan Angin
Ini adalah objek yang lebih
kecil dan sulit disaradi lagi dari air, debu, dan kerikil, yaitu angin! Saat
riding dengan kecepatan tinggi atau riding dengan kecepatan rendah tapi angin
sedang kencang, tentunya ini akan mengganggu konsentrasi pengendara. Salah satu
efek yang dapat dirasakan adalah mata yang kering karena angin.
Mirip dengan efek debu masuk ke
mata, pengendara akan merasakan pedih karena mata menjadi kering akibat
hembusan angin, dan di situ refleks pengendara pada biasanya juga mengedipkan
matanya sehingga membuat konsentrasi riding menjadi hilang dan dapat
membahayakan diri sendiri atau orang lain.
5. Aman Dari Panasnya Matahari
Nah, untuk yang satu ini memang
hanya dapat terjadi di pagi hingga sore hari, tetapi bukan berarti menjadi
obyek yang tidak perlu diperhatikan dalam berkendara. Terangnya sinar matahari
tentunya dapat membuat pandangan pengendara menjadi terganggu.
Tanpa adanya helm (berkaca gelap
atau dengan double visor) akan membuat pengendara harus membuka mata seminim
mungkin karena tidak dapat menahan teriknya matahari yang tentunya dapat
membahayakan kita saat riding.
Selain itu, menggunakan helm
yang baik juga dapat melindungi rambut dan wajah kita dari kontak langsung
sinar ultravoilet yang dapat merusak kulit kepala dan rambut kita pengendara!
Bagaimana pun juga, kebersihan dan kesehatan kita juga hal yang harus dijaga
juga!














Komentar
Posting Komentar